SEUNTAI PESAN PERPISAHAN
Karya Lailatul Qadar
Sahabat..masih ingatkah kau..
Tiga tahun yang lalu...
Ketika kaki mungil kita dengan
lugunya ..
Menginjakkan tapak di gerbang
istana ini..
Ketika Hati kita berkata
Ini rumah kedua bagiku
hari demi hari kita lukis....
Dengan diorama senyum..,,tawa,...bahagia..
Dan lembar kelam pertengkaran
kecil...
Hingga airmata menganak sungai di
wajah-wajah lucu kita....
Masih ingatkah kau...
Ketika kita dengan manjanya
bergelayut dipundak guru-guru kita..
Ketika dengan gagahnya kita
mendebat
ide besar pemikiran mereka..
Yaa,, ketika itu kita masih
lugu..msh anak kecil..
Sahabat....
Hari ini aku juga ingin kau
ingat..
Bagaimana dengan sabarnya...
Mereka..para guru kita..
pelita hati dan jiwa....
Menghadapi segala tingkah polah
kita..
Menyelesaikan segala permasalahan
...
Menampung semua keluh ...
Dan satu lagi..,ketika kita mulai
mengenal cinta...
Mereka dengan indahnya
mengarahkan kita...
Agar langkah kita tidak tersesat..
Pada apa yg kita sebut cinta..
Hari ini, 14 mei 2011
Aku yakin...semua berusaha
menahan buncah airmata..
Karena ternyata sunnatullah didepan
mata
PERPISAHAN..
Ya, perpisahan..
Berat memang rasanya.. .
Masih begitu sayang kita pada
istana hijau itu
Sungguh sangat cinta kita pada wajah-wajah tulus mereka..
Namun...karena cinta yang
sesungguhnya itulah ...
KITA HARUS PERGI...
Kawan.... bening airmata ini.
Tak kuasa kubendung lagi..
Ingin rasanya lebih lama hati...
Merajut menguntai hari...
Lumrah saja bersedih kawan..
Sangat manusiawi berduka rasa..
Namun Tak perlu ragu ...
Bukankah mereka ada dihati kita..
Bukankah doanya selalu menemani
setiap helai nafas kita..
Tak perlu ragu... tak perlu
gelisah...
Buang semua gundah...
Pergi dan kembalilah dengan
cinta....
Sahabat...bundo...,kakak...,bapak...emak,...
Ustadz dan ustadzah...
Untaian indah kisah kita..telah
membuktikan bahwa...
KITA UNTUK SLAMANYA....
Puisi ini di tampilkan saat perpisahan angkatan 4 SMPIT IQRA' Kota Bengkulu
Hall Rafless city Hotel
Sabtu, 14 Mei 2011
No comments:
Post a Comment