Mata Hati
by Lail Qadr Bardin on Sunday, 12 June 2011 at 13:57 ·
Mata Hati
Wajah kita boleh saja berkata tidak..
Mulut kita boleh saja berdesis Enggan..
Tapi mata hati..
Bisa melihat mana yang baik, mana yang layak..
Mana yang jahat, mana yang tidak..
Mana yang jujur, mana yang munafik saja
Mana murni, mana bernila..
Ya,..
Mata hati..
Suara jiwa..
Bisik nurani..
Tempat terbaik setelah tuhan, untuk bertanya..
Meminta pendapat ketika bingung arah..
Penunjuk langkah terhindar cela..
Kanan, kiri,..depan,..
Maju, mundunr, lompat..
Dia tahu apa jawabnya..
Mata Hati Jiwa..
Nurani qalbu kita..
(12 Juni, 2011, 13.37), Dalam kamar kecil penuh inspirasi..
Wajah kita boleh saja berkata tidak..
Mulut kita boleh saja berdesis Enggan..
Tapi mata hati..
Bisa melihat mana yang baik, mana yang layak..
Mana yang jahat, mana yang tidak..
Mana yang jujur, mana yang munafik saja
Mana murni, mana bernila..
Ya,..
Mata hati..
Suara jiwa..
Bisik nurani..
Tempat terbaik setelah tuhan, untuk bertanya..
Meminta pendapat ketika bingung arah..
Penunjuk langkah terhindar cela..
Kanan, kiri,..depan,..
Maju, mundunr, lompat..
Dia tahu apa jawabnya..
Mata Hati Jiwa..
Nurani qalbu kita..
(12 Juni, 2011, 13.37), Dalam kamar kecil penuh inspirasi..
No comments:
Post a Comment