Ini tentang perempuan tua itu..,,
Tentang semua
ketegarannya..
Tentang semua
kesabarannya…
Tentang perjuangannya.
Dia bukanlah
wanita sosialita,,
Yang mahir bergaya
di depan kaca..
Dia takpula
seorang wanita karier..
yang selalu merasa pandai berpikir..
dia bukan pula
perempuan kota masa kini…
tidak.., dia
hanya seorang wanita desa,,.
Dengan segala
tingkah lugu dan sahajanya…
Dia tidak mengenal mall,,laptop, atau dunia
masyuk facebook
Dia tak pula mengenal
dunia canggih sejuta tipu daya..
Ya…,, dia
hanyalah seorang wanita desa..
Dengan tingkat
pendidikan yang sangatlah rendah..
Dia juga
hanyalah seorang perempuan desa yang tidak anggun
Dia seorang yang
sangat suka berkebun…
Namun,..
Kekuatan,
kesabaran, dan segala asa dan mimpinya yang luar biasa..
Membuat kilau
cantiknya lebih bersinar dari sejuta wanita yang bergaya ibukota..
Dia pula lah yang selalu ada untuk menguatkan
segala asa dan semangat yang kadang goyah.
Ini juga tentang
tangisannya..,
Tentang segala
lembut doanya..
Yang tanpa ku
sadar,,
Telah mampu
mengguncang langit sana..
Telah mampu
menghantarkan segala langkah kecilku .
Untuk kuat
berlari kejar asa,..
Dia,,..
Adalah jagoan
paling jagoanku…
Yang selalu ada
untuk menguatkanku..
Mengembalikan
optimisme ku…
Membuatku
yakin,, bahwa aku mampu untuk maju
Lebih dari
segala rasa yang aku tahu..,
Lebih dari
segala tenaga yang aku punya….
Dia pula lah….
Yang selalu ada
untuk menceramahiku, menasihatiku,,
Dengan segala
kelemahan dan kelebihannya…
Ah,. Wanita
cantik itu…
Hitam
kulitnya…,,
bagiku jauh
lebih putih dari sejuta wanita yang pernah ada..
kusam
rambutnya,, bagiku jauh lebih mahal dari segala bintang iklan shampoo yang
ada..
Dia adalah cinta
tak bertepi,, palung kasih tak berdasar…
Sinar surya yang
tak redup oleh malam…
Lautan kasih
bersahaja, penuh banyu cinta
Dia perempuan
yang selalu ada dalam setiap sanubari..
Dia jalan
terindah yang Allah titipkan ..
Agar aku dapat
hirup segar udara dunia
Dia perempuan
yang selalu amanah..,,
Dalam menjaga
belahan jiwanya,,
Menjaga ku.,,
Lebih dari
segala nyawa yang ia punya…
Ah.., rasanya
takkan cukup
Segala doa ini membalas jutaan kasihnya..
Takkan mampu
segala pintar dan ilmu ini..,..
Membayar
keringat, lelah, dan darahnya….
Dia.,,,
Sosok tercantik
yang pernah ada..
Dia..
Ibuku.
********takkan
habis segala kasih ini ibu,, takkan lelah hati dan lisan ini berdoa untukmu,,
tak cukup segala ucap maaf ini membalas semua kasihmu..*************
(13/10/10, Kamar Kosan)
No comments:
Post a Comment